Tukar Pasangan 02

Sambungan dari bagian 01

Terlihat Richard memegang penis raksasanya itu, serta di usap-usapkannya di belahan bibir kemaluan Nina yang sudah sedikit terbuka, terlihat Nina dengan mata yang terbelalak melihat ke arah senjata Richard yang dahsyat itu, sedang menempel pada bibir vaginanya. Kedua tangan Nina kelihatan mencoba menahan badan Richard dan badan Nina terlihat agak melengkung, pantatnya dicoba ditarik ke atas untuk mengurangi tekanan penis raksasa Richard pada bibir vaginanya, akan tetapi dengan tangan kanannya tetap menahan pantat Nina dan tangan kirinya tetap menuntun penisnya agar tetap berada pada bibir kemaluan Nina, sambil mencium telinga kiri Nina, terdengar Richard berkata perlahan, “Niiinnn…, maaf yaa…, saya mau masukkan sekarang…, boleh?”, terlihat kepala Nini hanya menggeleng-geleng kekiri kekanan saja, entah apa yang mau dikatakannya, dengan pandangannya yang sayu menatap ke arah kemaluannya yang sedang didesak oleh penis raksasa Richard itu dan mulutnya terkatup rapat seakan-akan menahan kengiluan.

Richard, tanpa menunggu lebih lama lagi, segera menekan penisnya ke dalam lubang vagina Nina yang telah basah itu, biarpun kedua tangan Nina tetap mencoba menahan tekanan badan Richard. Mungkin, entah karena tusukan penis Richard yang terlalu cepat atau karena ukuran penisnya yang over size, langsung saja Nina berteriak kecil, “Aduuuuuh…, pelan-pelan…, sakit nih”, terdengar keluhan dari mulutnya dengan wajah yang agak meringis, mungkin menahan rasa kesakitan. Kedua kaki Nina yang mengangkang itu terlihat menggelinjang. Kepala penis Richard yang besar itu telah terbenam sebagian di dalam kemaluan Nina, kedua bibir kemaluannya menjepit dengan erat kepala penis Richard, sehingga belahan kemaluan Nina terlihat terkuak membungkus dengan ketat kepala penis Richard itu. Kedua bibir kemaluan Nina tertekan masuk begitu juga clitoris Nina turut tertarik ke dalam akibat besarnya kemaluan Richard.

Richard menghentikan tekanan penisnya, sambil mulutnya mengguman, “Maaf…, Nin…, saya sudah menyakitimu…, maaf yaa…, Niin!”.
“aagghh…, jangan teeeerrlalu diiipaksakan…, yaahh…, saayaa meerasa…, aakan…, terbelah…, niiiih…, sakiiiitttt…, jangan…, diiiterusiinn”.
Nina mencoba menjawab dengan badannya terus menggeliat-geliat, sambil merangkulkan kedua tangannya di pungung Richard.
“Niiiinn…, saya mau masukkan lagi…, yaa…, dan tolong katakan yaa…, kalau Nina masih merasa sakit”, sahut Richard dan tanpa menunggu jawaban Nina, segera saja Richard melanjutkan penyelaman penisnya ke dalam lubang vagina Nina yang tertunda itu, tetapi sekarang dilakukannya dengan lebih pelan pelan.

Ketika kepala penisnya telah terbenam seluruhnya di dalam lubang kemaluan Nina, terlihat muka Nina meringis, tetapi sekarang tidak terdengar keluhan dari mulutnya lagi hanya kedua bibirnya terkatup erat dengan bibir bawahnya terlihat menggetar.
Terdengar Richard bertanya lagi, “Niiiinnn…, sakit…, yaa?”, Nina hanya menggeleng-gelengkan kepalanya, sambil kedua tangannya meremas bahu Richard dan Richard segera kembali menekan penisnya lebih dalam, masuk ke dalam lubang kemaluan Nina.

Secara pelahan-lahan tapi pasti, penis raksasa itu menguak dan menerobos masuk ke dalam sarangnya. Ketika penis Richard telah terbenam hampir setengah di dalam lubang vagina Nina, terlihat Nina telah pasrah saja dan sekarang kedua tangannya tidak lagi menolak badan Richard, akan tetapi sekarang kedua tangannya mencengkeram dengan kuat pada tepi sofa. Richard menekan lebih dalam lagi, kembali terlihat wajah Nina meringis menahan sakit dan nikmat, kedua pahanya terlihat menggeletar, tetapi karena Nina tidak mengeluh maka Richard meneruskan saja tusukan penisnya dan tiba-tiba saja, “Bleeees”, Richard menekan seluruh berat badannya dan pantatnya menghentak dengan kuat ke depan memepetin pinggul Nina rapat-rapat pada sofa.

Pada saat yang bersamaan terdengar keluhan panjang dari mulut Nina, “Aduuuuh”, sambil kedua tangannya mencengkeram tepi sofa dengan kuat dan badannya melengkung ke depan serta kedua kakinya terangkat ke atas menahan tekanan penis Richard di dalam kemaluannya. Richard mendiamkan penisnya terbenam di dalam lubang vagina Nina sejenak, agar tidak menambah sakit Nina sambil bertanya lagi, “Niinnn…, sakit…, yaa? Tahan dikit yaa, sebentar lagi akan terasa nikmat!”, Nina dengan mata terpejam hanya menggelengkan kepalanya sedikit seraya mendesah panjang, “aaggggghh…, kit!”, lalu Richard mencium wajah Nina dan melumat bibirnya dengan ganas. Terlihat pantat Richard bergerak dengan cepat naik turun, sambil badannya mendekap tubuh mungil Nina dalam pelukannya.

Tak selang lama kemudian terlihat badan Nina bergetar dengan hebat dari mulutnya terdengar keluhan panjang, “Aaduuuuh…, oooohh…, sssssssshh…, ssssshh”, kedua kaki Nina bergetar dengan hebat, melingkar dengan ketat pada pantat Richard, Nina mengalami orgasme yang hebat dan berkepanjangan. Selang sesaat badan Nina terkulai lemas dengan kedua kakinya tetap melingkar pada pantat Richard yang masih tetap berayun-ayun itu.

aah, suatu pemandangan yang sangat erotis sekali, suatu pertarungan yang diam-diam yang diikuti oleh penaklukan disatu pihak dan penyerahan total dilain pihak.
“Dik…, ayo aku mau kamu”, suara Lillian penuh gairah di telingaku. Kuletakkan kaki Lillian sama dengan posisi tadi, hanya saja kini senjataku yang akan masuk ke vaginanya. Duh, rasanya kemaluan Lillian masih rapet saja, aku merasakan adanya jepitan dari dinding vagina Lillian pada saat rudalku hendak menerobos masuk.
“Lill…, kok masih rapet yahh”. Maka dengan sedikit tenaga kuserudukkan saja rudalku itu menerobos liang vaginanya. “Aaggghh”, mata Lillian terpejam, sementara bibirnya digigit. Tapi ekspresi yang terpancar adalah ekspresi kepuasan. Aku mulai mendorong-dorongkan penisku dengan gerakan keluar masuk di liang vaginanya. Diiringi erangan dan desahan Lillian setiap aku menyodokkan penisku, melihat itu aku semakin bersemangat dan makin kupercepat gerakan itu. Bisa kurasakan bahwa liang kemaluannya semakin licin oleh pelumas vaginanya.

“Ahh…, ahh”, Lillian makin keras teriakannya.
“Ayo Dik…, terus”.
“Enakkk…, eeemm…, mm!”.
Tubuhnya sekali lagi mengejang, diiringi leguhan panjang, “Uuhh…hh…..” “Lill…, boleh di dalam…, yaah”, aku perlu bertanya pada dia, mengingat aku bisa saja sewaktu-waktu keluar.
“mm…”.

Kaki Lillian kemudian menjepit pinggangku dengan erat, sementara aku semakin mempercepat gerakan sodokan penisku di dalam lubang kemaluannya. Lillian juga menikmati remasan tanganku di buah dadanya.
“Nih…, Lill…, terima yaa”.
Dengan satu sodokan keras, aku dorong pinggulku kuat-kuat, sambil kedua tanganku memeluk badan Lillian dengan erat dan penisku terbenam seluruhnya di dalam lubang kemaluannya dan saat bersamaan cairan maniku menyembur keluar dengan deras di dalam lubang vagina Lillian. Badanku tehentak-hentak merasakan kenikmatan orgasme di atas badan Lillian, sementara cairan hangat maniku masih terus memenuhi rongga vagina Lillian, tiba-tiba badan Lillian bergetar dengan hebat dan kedua pahanya menjepit dengan kuat pinggul saya diikuti keluhan panjang keluar dari mulutnya, “

12 Responses to “Tukar Pasangan 02”

    ~ T K Y ~ Says:

    sexy..

    Like or Dislike: Thumb up 2 Thumb down 1

    Rina Says:

    Aku jadi napsu banget bacanya, please help me all guys
    Rina 085754353575 Jakarta Barat
    rinasukaseks@yahoo.com

    Like or Dislike: Thumb up 2 Thumb down 0

    ryan jody pratama Says:

    rina add fb ku ya joyputra15@yahoo.co.id

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

    Erly Says:

    aq biseks……sm cew bisa,sm cow jg oke……
    plz call me Erly 0813-112-99499 / (021 ) 5409912 or erly8434@yahoo.co.id
    aq gak butuh bayaran apapun,yang penting permainan sex yang dahsyat & liar ……
    aq tggu ya…… :hmmm:

    Like or Dislike: Thumb up 3 Thumb down 0

    Wiwin Says:

    Hub: 081330632945, guwa biasa ditinggal laki guwa jd BT jg lo lg horny

    Like or Dislike: Thumb up 3 Thumb down 0

    Wiwin Says:

    :ngupil: :ngupil: :teler:

    Like or Dislike: Thumb up 1 Thumb down 0

    Demy Says:

    Ok banget ceritanya…

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

    youdhi Says:

    rina call me 0812365128527

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 1

    rama - dewi Says:

    yg lg d palembang
    q tunggu
    ;-)

    Like or Dislike: Thumb up 1 Thumb down 1

    chiko Says:

    aQ cwok hypersex
    gadis/janda hub q ya
    081703713688
    tlpn sms psti aQ bls

    Like or Dislike: Thumb up 1 Thumb down 0

    donaldricky Says:

    for ladies yg lagi horny/ pengen call y 083842378115 :nari: :nari: :nari: :nari: :nari:

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

    gue cwok palembang.081958850051 Says:

    ad

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

Leave a Reply

:tembak: :teler: :suit: :senter: :rokok: :pingsan: :pening: :nyanyi: :ngupil: :ngamen: :nari: :nangis :muntah: :marah: :mandi: :hmmm: :hi: :hajar: :hai: :haha: :dor: :bye:

Updates: Kabar gembira, kini CeritaPanas mempunyai forum yang bekerjasama dengan JURAGAN.com, mari kita share dan berdiskusi ria di forum Juragan DEWAZA

Ratu Bola

Updates: Kabar gembira, kini CeritaPanas mempunyai forum yang bekerjasama dengan JURAGAN.com, mari kita share dan berdiskusi ria di forum Juragan DEWAZA